Home » Teknologi » Beberapa Cara Praktis Menghitung Usia Kehamilan

Mengetahui usia kehamilan bagi wanita yang sedang mengandung sangatlah penting. Dengan mengetahui usia kehamilan maka ibu akan dapat mengetahui kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan janin sesuai dengan usianya selama masa perkembangannya. Selain itu juga ibu bisa mempersiapkan segala sesuatunya secara detail didalam menyambut kedatangan sang buah hati. Pastinya ibu akan menyiapkan berbagai pelengkapan yang dibutuhkan bayi dan juga keuangannya. Untuk menghitung usia kehamilan ini ada banyak cara praktis yang bisa ibu gunakan.

Berikut beberapa cara praktis menghitung usia kehamilan diantaranya yaitu :

  1. Menggunakan Metode Kalender

Untuk menghitung usia kehamilan juga bisa dengan menggunakan cara yang manual dan praktis yaitu dengan menggunakan metode kalender. Menghitung usia kehamilan dengan menggunakan cara ini memang sangat mudah, meski begitu ibu tetap harus tetap teliti pada saat melakukannya. Pasalnya yang menjadi dasar didalam metode penghitungan ini adalah hari terakhir ibu mengalami menstruasi.

  1. Menggunakan Fundus Uteri Dengan Jari

Sistem fundus atau puncak rahim juga bisa digunakan sebagai metode penghitungan usia kehamilan. Untuk menggunakan cara ini, ibu cukup meraba bagian rahim terlebih pada bagian rahim yang terasa sangat menonjol pada bagian perut. Cara untuk menghitungnya mulai dari tulang kemaluan dan alat yang digunakan untuk mengukurnya adalah tali pengukur. Digunakannya tali pengukur ini karena bisa melengkung sehingga dapat menyesuaikan dengan perut ibu hamil.

  1. Menggunakan GS Atau Gestational Sac

GS Atau Gestational Sac merupakan metode menghitung usia kehamilan dengan cara mengukur diameter kantong kehamilannya. Cara ini akan digunakan diawal masa kehamilan setelah ibu merasakan tanda tanda jika dirinya sedang hamil. Cara ini biasanya akan digunakan pada saat kehamilan memasuki usia 6 hingga 12 minggu.

  1. Menggunakan USG

Untuk mengetahui usia kehamilan secara akurat maka metode yang paling cocok adalah menggunakan USG. Selain itu ada manfaat lain dari penggunaan USG ini yaitu untuk mengecek kehamilan yang kembar dan memeriksa jika adanya kelainan pada janin, dan juga mengidentifikasi plasenta previa.

  1. Menggunakan Grown Rump Length (GRL)

Grown Rump Length (GRL) digunakan untuk menghitung usia kehamilan dengan cara mengukur jarak antara kepala dengan bokong pada janin. Cara ini biasanya akan digunakan pada saat kehamilan telah memasuki usia yang ke 7 hingga 14 minggu.

  1. Menggunakan Biparietal Diameter (BPD)

Dan yang terakhir adalah dengan menggunakan Biparietal Diameter (BPD). Cara ini sering digunakan pada saat akan mengontrol kondisi janin didalam kandungan, sehingga nantinya akan diketahui apakah perkembangan janin sudah sesuai dengan perhitungan metode kalender atau belum.

Itulah beberapa cara praktis menghitung usia kehamilan. Selain itu masih ada cara praktis yang lainnya yaitu dengan menggunakan kalkulator kehamilan. Kalkulator untuk menghitung usia kehamilan ini bisa ibu dapatkan di internet dan cukup dengan mempelajari bagaimana cara untuk menggunakannya. Tentang cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan kalkulator ini sudah banyak situs situs di internet yang menerangkan dan membahasnya. Kalkulator yang diciptakan para ahli ini ternyata tidak hanya berguna untuk menghitung usia kehamilan saja, tetapi juga bisa digunakan untuk menghitung tanggal perkiraan bayi akan terlahir kedunia. Tetapi yang menjadi kelemahan kalkulator ini adalah hanya bisa digunakan untuk memperkirakan tanggal kelahiran bayi yang proses persalinannya itu secara normal. Dengan membuka aplikasi kalkulator di smartphone maka ibu akan dapat langsung mengetahui perkiraan tanggal kapan ibu akan bertemu dengan sang buah hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*