Home » Gaya Hidup » Mainan Anak Edukasi Lebih Bermanfaat Bagi Anak

Berapa banyak koleksi mainan anak yang dimiliki si Kecil, Bu? Bermain merupakan salah satu kegiatan yang tak dapat terlepas berasal dari kehidupan anak-anak. Ada banyak pilihan mainan anak yang dapat jadi rekan bermain, menjadi berasal dari mainan yang terbuat berasal dari kayu, plastik, sampai mainan modern yang memanfaatkan kecanggihan teknologi. Mainan anak tak hanya dapat mendatangkan kesenangan semata, namun juga dapat memengaruhi pertumbuhan sosial dan fisik anak. Bagaimana bisa? Melalui kegiatan bermain inilah si Kecil bakal banyak studi berinteraksi dan membangun komunikasi bersama lingkungan sekitarnya, juga mengembangkan kekuatan fisiknya seperti kekuatan koordinasi mata dan tangan.

Untuk beroleh manfaat tersebut, Ibu perlu detail pilih mainan anak yang tepat, misalnya mainan anak yang terbuat berasal dari kayu. Apa sih, keuntungan pilih mainan kayu? Seperti namanya, mainan kayu sebenarnya seratus % terbuat berasal dari kayu. Umumnya, mainan kayu ini tak banyak memiliki kandungan bahan kimia atau racun berbahaya. Biasanya, mainan kayu hanya perlu tambahan cat untuk mempercantik tampilannya. Tentunya ini meminimalkan risiko terkontaminasi zat beracun atau efek berbahaya berasal dari pemakaian bahan kimia yang biasa digunakan pada mainan plastik.

Mainan kayu lebih ramah lingkungan dibandingkan mainan plastik, terutama ulang yang dilengkapi baterai gara-gara memiliki kandungan bahan kimia. Umumnya, anak-anak ringan bosan pada mainannya dan ujung-ujungnya mainan selanjutnya disimpan atau dibuang. Mainan plastik perlu pas ratusan tahun untuk dapat terurai di dalam tanah, sedang mainan anak dari kayu relatif lebih ringan terurai. Dengan pilih mainan anak yang berbahan kayu artinya Anda telah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan lingkungan untuk generasi mendatang.

Mainan kayu lebih mengaktifkan kekuatan gerak anak. Hal ini dapat diamati berasal dari mainan kuda-kudaan, sepeda kayu, dan wujud mainan lainnya yang lebih mendorong anak untuk aktif menggerakkan badannya. Selain mengaktifkan geraknya, mainan anak tipe kayu juga dapat mengoptimalkan imajinasi dan kreativitas anak gara-gara perlu digerakkan, diputar, atau dibongkar pasang secara manual. Ini terlalu berbeda bersama mainan plastik atau mainan berteknologi lainnya yang tinggal ditekan dan bekerja secara otomatis. Umumnya, mainan plastik lebih cepat rusak dan sukar diperbaiki kembali. Sedangkan mainan anak berasal dari kayu jauh lebih awet dan tahan banting. Kalaupun rusak, mainan kayu ini dapat diperbaiki bersama ringan atau cuman dicat ulang sehingga warnanya terlihat seperti baru.

Mainan tidak dibuat untuk semua usia. Jika usia anak Anda di bawah tiga tahun, pastikan Anda memilih mainan anak untuk anak batita. Untuk lebih mudahnya, Anda tinggal melihat di packagingnya. Jika Anda menemukan tulisan sepertiĀ  ini: 3+, artinya mainan ini hanya untuk usia 3 tahun ke atas. Begitu pula jika Anda menemukan tulisan 6+, artinya mainan tersebut diperuntukkan bagi anak yang berusia di atas 6 tahun.

Mengapa 3+? Ada beberapa pertimbangan produsen memasukkan mainan ke dalam kategori ini. Anak usia batita cenderung menjilat dan memakan apapun yang dipegangnya. Oleh karena itu jika dalam mainan terdapat bagian yang berukuran lebih kecil dari mulut, bagian itu dapat tertelan oleh anak. Bahkan berdasarkan pengalaman kami, bagian kecil tersebut dapat masuk ke lubang hidung! Sangat berbahaya! Di samping itu, jika material yang digunakan mengandung cat misalnya. Akan berbahaya jika anak menjilat-jilat dan memasukkan mainan itu ke mulutnya. Walaupun demikian, berdasarkan pengalaman kami, hampir seluruh mainan untuk anak balita tertulis 3+. Ini akan menyulitkan kita memilih mainan anak kita yang hampir berusia 3 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*