Home » Kesehatan » Penyakit Lambung Gastroparesis, Bahaya atau Tidak?

Sistem pencernaan kita terdiri dari berbagai macam organ yang bekerja saling mendukung untuk mencerna makanan yang telah kita konsumsi. Salah satu bagian dari organ pencernaan adalah lambung. Apa yang akan terjadi ketika lambung mengalami gangguan? Tentu saja seluruh sistem pencernaan akan terganggu. Salah satu penyakit yang menyerang lambung adalah Gastroparesis.

Pengertian Gastroparesis sendiri merupakan gangguan yang terjadi pada lambung, dimana ototnya menjadi lemah sehingga tidak mampu mencerna makanan dengan baik. Akibat dari gangguan lambung ini adalah makanan yang seharusnya dihaluskan di dalam lambung masih berbentuk kasar dan padat. Ketika makanan tersebut terus berjalan menuju usus, kinerja pencernaan pun akan terganggu. Penderita Gastroparesis umumnya akan mengalami mual serta muntah.

Sumber : medicalnewstoday.com

Apakah yang Menyebabkan Gastroparesis?

Kita sudah mengetahui pengertian Gastroparesis secara sederhana. Setiap gangguan atau penyakit yang kita derita pastinya disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab dari gangguan otot lambung, Gastroparesis, adalah sebagai berikut.

Gastroparesis sering dikaitkan dengan gangguan motilitas lambung, kondisi ini bisa terjadi sebagai efek samping mengonsumsi obat tertentu. Obat yang diduga menjadi penyebab gangguan lambung ini antara lain obat kemoterapi, kalsium inhibitor, dan penyalahgunaan obat tidur.

Selain konsumsi obat serta penyalahgunaan obat, penyakit imun dan endokrin juga bisa menjadi penyebab lain dari terjadinya gangguan pada motilitas lambung dan Gastroparesis. Para ahli juga berpendapat bahwa Gastroparesis dapat disebabkan oleh rusaknya saraf yang mengendalikan pencernaan, utamanya lambung.

Faktor Risiko Gangguan Gastroparesis 

Sebagian orang dengan kondisi tertentu memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami gangguan motilitas lambung dan Gastroparesis. Kondisi yang dimaksud antara lain orang yang mengalami hal-hal di bawah ini.

  • Hipotiroidisme
  • Penyakit saraf seperti multiple sclerosis dan parkinson
  • Gangguan jaringan penghubung
  • Menjalani pengobatan untuk menyembuhkan kanker seperti kemoterapi
  • Obat tidur yang memperlambat proses pencernaan
  • Orang yang mengalami infeksi akibat virus
  • Pasien operasi kerongkongan dan perut
  • Penderita diabetes

Orang dengan kondisi di atas memang memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami gangguan motilitas lambung dan Gastroparesis. Namun orang yang tidak termasuk memiliki kondisi di atas juga tidak berarti akan terbebas dari kemungkinan terkena penyakit Gastroparesis ini.

Gejala yang Umum Dialami Oleh Penderita Gastroparesis

Kita memang bisa dengan mudah memahami pengertian Gastroparesis, namun sebagian penderitanya  tidak menyadari gejala penyakit yang dialaminya karena gejala yang ditimbulkan oleh penyakit Gastroparesis mirip seperti penyakit pencernaan pada umumnya. Gejala yang lebih spesifik pun hanya bisa diketahui dengan bantuan alat khusus. Berikut ini beberapa gejala umum dari gangguan motilitas lambung dan Gastroparesis.

  • Perut terasa mual
  • Kembung
  • Sakit pada bagian perut
  • Merasa kenyang padahal baru makan beberapa suapan
  • Kekurangan nutrisi hingga berat badan turun drastis
  • Kadar gula darah rendah (hipoglikemia)

Jika kita mengalami beberapa gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. 

Setelah kita berkonsultasi dengan dokter, langkah yang selanjutnya harus ditempuh adalah melakukan serangkaian tes untuk memastikan adanya gejala Gastroparesis dan gangguan motilitas lambung atau tidak. Beberapa tes yang dilakukan yaitu

  • CT Scan
  • Tes pernapasan
  • Melihat adanya kelainan atau tidak mukosa lambung dengan menggunakan endoskopi di saluran pencernaan bagian atas
  • Mengukur seberapa dalam barium melewati perut dengan cara mengambil kontras barium di atas pencernaan bagian dalam

Demikian pembahasan mengenai pengertian Gastroparesis, penyebab, serta beberap gejala umum yang ditimbulkan. Melakukan check up kesehatan secara rutin bisa menjadi alternatif untuk mengetahui kondisi kesehatan kita. Jadi, jangan malas check up ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*