Home » Otomotif » Review Toyota Avanza 2019: Usaha Avanza untuk Kembali Merajai Segmen Mpv

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Avanza merupakan pelopor mobil mpv di Indonesia. Tepatnya pada tanggal 11 Desember 2003 mobil ini resmi diluncurkan dan menjadi mobil  mpv sejuta umat sejak saat itu.

Kemudian Toyota mengeluarkan generasi kedua dari Avanza pada tahun 2011. Perubahan tampak pada dimensi mobil yang bertambah panjang yang menyebabkan garasi juga bertambah luas. Desain interior dan eksterior juga ada perombakan.

Di sektor mesin, Toyota Avanza hadir dalam dua pilihan yakni dengan kapasitas 1.500 cc dan 1.300 cc yang keduanya disediakan versi manual dan matic.

Kemudian selang 7 tahun, Toyota kembali merilis Avanza untuk generasi ketiganya. Generasi ketiga inilah yang akan kami bahas di artikel kali ini. Berikut akan kami mulai dari desain terlebih dahulu.

Desain Avanza 2019

  1. Desain eksterior: depan

Yang paling mencolok dari eksterior lainnya adalah hadirnya split headlamp yang sudah digunakan di vellfire dan voxy. Lampu ini menjadi pembeda yang jelas dari generasi sebelumnya dari Avanza

  1. Desain eksterior: samping

Di bagian ini, Toyota tidak memberikan perubahan yang signifikan layaknya bagian depan. Dimensi di yang gunakan juga masih sama dengan generasi sebelumnya. Mungkin satu-satunya yang menjadi pembeda di bagian ini adalah keberadaan antena model sirip hiu.

  1. Desain eksterior: belakang

Desain belakang pun juga masih terlihat sama, Toyota masih mengandalkan desain lampu dengan posisi vertikal yang diberi lengkungan di atasnya.

  1. Desain interior: dashboard dan setir

Mulai masuk ruang, ada lumayan banyak perubahan yang dilakukan oleh Toyota seperti pengaturan AC yang sudah menerapkan teknologi full digital pada semua tipe. Kesan futuristik juga ditampakkan Toyota dengan menyematkan head unit dengan teknologi layar sentuh.

  1. Desain interior: jok

Pada bagian perubahan tidak banyak. Dari mulai tinggi hingga ketebalan busa masih sama, harapan untuk kedepannya Avanza berani menggunakan bahan jok dari kulit agar menambah kesan elegan.

Sekarang kami akan memberi ulasan mengenai performa dari sang mobil. Berikut ulasannya

Jika dilihat dari perubahan desain, meskipun tidak terlalu banyak tapi cukup efektif dalam penerapannya. Hal ini tidak berbanding lurus dengan mesin yang masih berkapasitas 1.329 cc 4-silinder yang telah menerapkan teknologi Dual WT-I. Untuk tenaga, Avanza menghasilkan daya 96,5 Ps pada rpm 6000 dan torsi 12,3 Kgm pada rpm 4.200.

Untuk bagian suspensi, Avanza menerapkan sistem suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang 4-link Lateral Rod. Dengan penerapan sistem tersebut, gejala limbung pada mobil tidak begitu terasa dan membuat kestabilan dalam berkendara terjaga dengan baik.

Kesimpulan

Toyota telah melakukan langkah besar dengan meluncurkan generasi ke 3 dari Avanza, perubahan paling tampak adalah bagian desain eksterior khususnya pada headlamp yang sudah menggunakan lampu jenis head split.

Fitur yang dilengkapi dengan berbagai teknologi futuristik pun membuatnya selangkah lebih maju dari para pesaingnya di kelas mvp.

Mungkin kekurangannya adalah di bagian desain interior yang masih ‘gitu-gitu aja’, memang sudah dilengkapi dengan teknologi yang futuristik tapi jika dipadukan dengan perubahan desain pasti akan terasa lebih elegan.

Sedangkan untuk performa tidak ada perubahan signifikan. Jika dilihat dari aspek ini, sangat ketara jika Toyota hanya memberi semacam penyegaran bagi Avanza untuk bersaing di kelas mvp.

Sekian ulasan singkat dari kami mengenai Avanza generasi ke 3 dari Toyota ini. Semoga bisa menjadi referensi untuk membandingkannya dengan mobil yang lain khususnya di segmen mvp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*