Home » Kesehatan » Waspada Rabies, Memahami Gejala dan Pengobatannya

Pada Januari 2019, dikejutkan oleh berita bahwa Kabupaten Dompu dinyatakan status KLB dalam hal rabies. Jumlah korban mencapai 685 orang dan 5 di antaranya meninggal. Di koran Suara NTB pada 22 Januari 2019, kepala peternakan dan layanan kesehatan hewan di provinsi NTB Dra. Hj. Budi Septiani mengatakan ini terjadi karena NTB dimasukkan sebagai risiko tinggi intrusi rabies ke hewan (HPR) yang berasal dari Bali dan NTT, yang merupakan daerah endemik untuk rabies. Kementerian Kesehatan juga melakukan intervensi dengan mengirimkan vaksin dan serum terhadap rabies untuk mengurangi penularan dan kematian.

Rabies atau juga dikenal sebagai “anjing gila” adalah infeksi virus yang dapat menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar menyebabkan kematian. Virus ini ditularkan melalui gigitan, goresan atau air liur. Selain anjing, beberapa hewan lain yang dapat membawa virus rabies adalah kucing, monyet, kelelawar, musang, bahkan kelinci.

Tidak ada penelitian yang dapat mendiagnosis rabies segera setelah seseorang digigit binatang yang diduga membawa virus rabies. Rabies hanya dapat dideteksi ketika gejalanya telah muncul. Untuk pasien yang baru saja digigit atau digaruk oleh hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, dokter memberikan vaksin. Vaksin yang diberikan berfungsi untuk membantu tubuh melawan virus penyebab rabies.

Sebelum vaksin diberikan, dokter terlebih dahulu melakukan pengamatan kondisi pasien. Pasien akan menerima pertanyaan mengenai riwayat medis, obat-obatan yang telah atau sedang digunakan, dan masalah kesehatan umum. Dokter juga akan menyelidiki perubahan yang mungkin terjadi pada suhu tubuh, detak jantung, pernapasan, dan tekanan darah. Jika rabies menunjukkan gejala, beberapa tes dilakukan, seperti tes darah, CT scan, dan pungsi lumbal atau pengambilan sampel cairan serebrospinal dan sumsum tulang belakang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*